AKHLAK ISLAM DAN PERANANNYA DALAM PEMBINAAN MASYARAKAT

AKHLAK ISLAM DAN PERANANNYA DALAM PEMBINAAN MASYARAKAT

AKHLAK ISLAM DAN PERANANNYA DALAM PEMBINAAN MASYARAKAT

LAPORAN HASIL DISKUSI

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH

Pendidikan Agama Islam

Yang Dibina Oleh Bapak Moch Wahib Dariyadi, M.Pd

Oleh :

Suci Apri Liana (140413602115)

Tiyas Apriliani (140413600343)

Zuli Maulidah (140413606774)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS EKONOMI

JURUSAN MANAJEMEN

PROGAM STUDI S1 MANAJEMEN

Oktober 2014

LAPORAN HASIL DISKUSI

Judul : Akhlak Islam Dan Peranannya Dalam Pembinaan Masyarakat

Oleh Kelompok 6 : Suci Apri Liana (140413602115)

Tiyas Apriliani (140413600343)

Zuli Maulidah (140413606774)

Pelaksanaan : Rabu, 8 Oktober 2014

Sesi Tanya Jawab I

  1. Wella Puspita : Jelaskan mengenai pembiasaan konsep keluarga baik yang melahirkan anak baik ! Apa saja faktor pribadi dan yang paling dominan ?

Jawaban : factor paling dominan dalam memengaruhi adalah factor pribadi dan ilmu. Apabila seseorang memiliki ilmu yang baik dan memadahi, dia dapat membedakan hal yang salah dan benar. Anak yang berilmu akan mendengarkan aturan orang tua dan memilih teman yang baik, sehingga tidak terpengaruhi oleh lingkungan yang jelek.

  1. Shokib Albanani : Bagaimana hukumnya model hijab ?

Jawaban : model itu boleh, asalkan harus sesuai dengan kriteria dan fungsi jilbab itu sendiri. Jilbab berfungsi untuk menutupi aurat. Jadi, jilbab itu harus dapat menutupi dada dan kain yang tidak transparan. Itulah yang dinamakan jilbab. Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.

Pendapat Siti Khoiriah : Dalam QS Al-Ahzab ayat 59. Mengenai keharusan wanita pakai jilbab bila berada diluar rumah. Yang artinya : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

  1. Yana Listia : Bagaimana solusi anak yang sudah kecanduan menonton pornografi ?

Jawaban : Jika masih kanak-kanak, maka anak akan menjadi tanggungjawab orang tua. Orang tua sangat berperan penting dalam mengendalikan si Anak. Dengan cara memberikan pengetahuan agama, menyekolahkan anaknya ke sekolah yang lebih mengerti agama, dan menempatkan anaknya dilingkunagn yang baik, teman yang baik, yang akan membawa dampak positif bagi siAnak itu sendiri.

Sesi Tanya Jawab II

  1. Tya : Jelaskan ruang lingkup akhlak islam, yaitu akhlak kepada Allah, kepada Rasul, Manusia, dan Lingkungan ?

Jawaban : akhlak kepada Allah, berarti senatiasa beribadah kepada Allah, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Akhlak kepada Rasulullah, berarti menempatkan Rasulullah sebagai mausia pilihan Allah,membenarkan kerasulannya,membenarkan risalah yang dibawanya, dan menjadikan Rasulullah sebagai panutan dan teladan dalam menjalankan kehidupan.

Akhlak kepada sesama manusia, berarti menghargai dan menghormati orang lain, utamanya orang tua. Karena kita adalah makhluk sosial. Makhluk yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

Akhlak kepada lingkungan berarti, memperlakukan lingkungan yang telah diciptakan Allah dengan baik, tidak merusah dan mencemari lingkungan. Dengan senantiasa mengharap Ridha Allah.

Sanggahan Wiwid : Di dalam buku, tertulis ada 3 bagian ruang lingkup akhlak islam. Tapi kenapa di penjelasan ada akhlak kepada lingkungan, yang berarti menjadi 4 ruang lingkup akhlak islam ? jelaskan !

Jawaban : sebsnarnya bukan tiga, tetspi saudara tya hanya bertanya apa perbedaan akhlak pada Allah, Rasulullah dan sesame manusia. Akhlak dalam lingkungan mencangkup bagaimana kita memperlakukan akhluk hidup lain seperti tumbuhan dan binatang.

  1. Wibi Ardiansyah : Bagaimana menurut anda dan menurut agama islam mengenai seseorang yang berjilbab, tapi memakai celana ketat yang memperlihatkan lekuk tubuhnya !

Jawaban : kewajiban menutup aurat merupakan faktor penunjang dari kewajiban menahan pandangan, yang berarti memakai pakaian ketat dan transparan bukan termasuk dalam menutup aurat.

Sanggahan Talitha : Karena masih belajar, dan masih belum cukup memiliki baju yang tidak ketat bagaimana ? kan ini masih dalam tahap belajar !

Pendapat Siti Khoiriah : perempuan yang berpakaian tapi telanjang, pasti dia akan masuk neraka.

  1. Tulus Hendra Wardana : Bagaimana tentang pembiasaan yang disalahartikan, Seperti contoh Sholat yang diabsen !

Jawaban : Tergantung niat masing-masing orang, niat ibadah untuk absen atau untuk mencari ridho Allah.

Pendapat Umi : dia mengatakan bahwa paksaan itu tidak masalah apabila itu berguna menumbuhkan rasa kewajiban dan kebiasaan dalam diri manusia.

Sanggahan Tulus : berarti kalau diabsen, akan menimbulkan niat yang tidak ikhlas dan syirik.

Jawaban Umi : tidak masalah hal itu terjadi, karena apabila seorang mahasiswa bertambah dewasa dia akan mengerti dengan sendirinya makana sebuah shalat.

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *