Hubungan Aktiva Tetap Dengan Profitabilitas

Hubungan Aktiva Tetap  Dengan Profitabilitas

Aktiva perlu didefinisikan karena definisi tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi peristiwa ekonomi yang harus diukur, diakui, dan dilaporkan dalam neraca. Penilaian terhadap aktiva merupakan proses penentuan besarnya potensi jasa (aktiva) yang dapat digunakan pada periode mendatang. Didalam  aktiva juga ada pengeluaran yang di gunakan oleh aktiva tetap.

 

Pengeluaran pada dasarnya dapat dibedakan antara pengeluaran modal dan pengeluaran pendapatan.  Pengeluaran  modal  adalah pengeluran yang manfaatnya dapat dinikmati dalam waktu lebih dari satu periode akuntansi, biasanya  merupakan biaya yang harus menjadi beban periode-periode selama umur manfaatnya, contoh: pengantian, perbaikan, penambahan. Dari kesimpulan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa: jika mengakibatkan penambahan manfaat dari aktiva dan jumlahnya cukup berarti maka akan dianggap sebagai “pengeluaran modal“.   Pengeluaran ini akan dicatat sebagai berikut: dicatat debit pada perkiraan aktiva tetap dan kredit akumulasi penyusutan.  

Pengeluaran pendapatan adalah pengeluaran yang manfaatnya dinikmati hanya dalam periode saat terjadinya. Pengeluaran  ini biasanya dihubungkan dengan pendapatan, sehingga biaya ini menjadi beban periode saat terjadinya, contoh : beban pemeliharaan, beban reparasi.   Pengeluaran ini akan dicatat sebagai berikut :  debit pada perkiraan beban yang bersangkutan dan kredit pada perkiraan kas atau hutang. Maka pada pengeluaran pendapatan ini akan mempengaruhi dalam perhitungan laba rugi perusahaan.        

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *