KLASIFIKASI BUNYI BAHASA: NASAL DAN ORAL

KLASIFIKASI BUNYI BAHASA: NASAL DAN ORAL

 

 
 

 
 

KLASIFIKASI BUNYI BAHASA: NASAL DAN ORAL

 
 
 
sumber: http://www.infovisual.info/03/053_en.html

Bunyi bahasa dapat dibedakan menjadi nasal (sengau) dan oral. Pembedaan ini didasarkan pada keluarnya atau disertainya udara melalui rongga hidung. Jika udara keluar atau disertai keluarnya udara melalui rongga hidung, dengan cara menurunkan langit-langit lunak beserta ujung anak tekaknya maka bunyi itu disebut bunyi nasal atau sengau. Jika tidak demikian, karena langit-langit lunak beserta ujung anak tekak menaik menutupi rongga hidung sehingga udara hanya melalui rongga mulut saja maka bunyi yang dihasilkan disebut bunyi oral. Oleh karena itu, vokal sering dibedakan menjadi vokal nasal dan vokal oral. Vokal nasal banyak terdapat dalam bahasa aceh dan prancis. Konsonan juga dibedakan atas konsonan nasal seperti [m, n] dan konsonan oral seperti [p, b, k, g, t, d].

Sumber: Marsono. 1999. Fonetik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

 

 

 

 

0 komentar:

 

Poskan Komentar

 

 

 
 

 

 

 

 

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *