PENULISAN HAMZAH DI TENGAH KATA II

PENULISAN HAMZAH DI TENGAH KATA II

PENULISAN HAMZAH DI TENGAH KATA II

Pengecualian atas kaidah umum

Seperti yang diterangkan kemarin bahwa pedoman dalam menentukan dudukan hamzah adalah harokat yang terkuat antara hamzah dan harokat huruf sebelum hamzah.

Namun ada pengecualian antara lain yaitu :

  1. Hamzah berharokat fathah jika sebelumnya adalah huruf alif atau wawu yang mati maka hamzah ditulis sendiri /diatas garis. Contohnya : قِرَاءَةٌ وَ سَاءَلَ
  2. Hamzah yang ber-harokat fathah atau dhommah namun sebelumnya ada huruf ya’ yang mati maka hamzah ditulis diatas huruf ya’ atau nibroh contoh : هَيْئَةٌ ، بَطِيْئَةٌ

Berikut table penulisan hamzah di tengah kata:

الهمزة

قبلها

ساكنة مفتوحة مضمومة مكسورة
ساكن لا ترد مَرْأَى – نَشْأَةٌ – عِبْأَهُ

جُزْأَهُ – جُزْأَيْنِ – يَسْألُ

مَسْؤُوْلٌ – عِبْؤُهُ

جُزْؤُهُ – يَضْؤُلُ

أَسْئِلَةٌ – عِبْئِهِ

جُزْئِهِ – يُسْئِمُ

مفتوح رَأْسَ – يَأْمُلُ – نَشَأْتُ – فَأْتَمَنَ – فَأْتُمِنَ مُتَأَدِّبٌ – حَدَأَةٌ – تَرَأَّسَ

نَبَأَهُ – سَأَلَ – قَرَأَا

رَؤُوْفٌ – نَبَؤُهُ – تَرَؤُّسُ

مُجَزَّؤُوْنَ – يَؤُمُّ – قَرَؤُوْا

حِيْنَئِذٍ – نَبَئِهِ – مُتَرَئِّسٌ

مُجَزَّئِيْنَ – سَئِمَ – يَئِدُ

مضموم شُؤْمٌ – يُؤْمِنُ – %

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *