SAYA TIDAK PUNYA NASAB

SAYA TIDAK PUNYA NASAB

Oleh : Dr. H. Uril Bahruddin, M.A

Imam Syafii rahimahullah pernah berkata: “Ketika Allah menutup pintu yang engkau harapkan, maka janganlah bersedih, kemungkinan ditutupnya pintu itu lebih baik bagimu. Tetap yakinlah bahwa pintu yang lain akan segera dibuka untuk mengobati kesedihanmu. Saat itulah engkau akan memahami firman Allah: ‘Allah yang mengatur semua urusan’”.

Kawan…
Dalam menghadapi rumitnya suatu permasalahan dalam hidup ini, banyak diantara kita yang merasa bahwa karena permasalahan itu seakan-akan semuanya tealah berakhir, namun beberapa saat kemudian baru tersadarkan diri ternyata dunia ini belum berakhir. Tidak sedikit pula diantara kita ada yang menganggap bahwa pintu kesuksesan telah tertutup, namun tidak lama kemudian baru kita sadari bahwa ternyata ada pintu kesuksesan lain yang sesungguhnya.

Bagaimanapun keadaannya, hidup ini harus kita sikapi dengan penuh optimis. Optimis itu baru akan terwujud dalam sikap apabila kita mampu melupakan seluruh duka dan kepedihan yang pernah kita alami. Mustahil itu adalah sesuatu yang wujudnya tidak dituliskan atau ditakdirkan oleh Allah swt., bukan karena manusia tidak mampu melaksanakannya. Kita tidak boleh bersedih karena gagal meraih harapan, jangan katakan bahwa engkau tidak punya nasab untuk sampai ke situ, karena bisa jadi jika kita sampai pada harapan itu justru akan menambah kesedihan kita. Pada saat itulah engkau akan membuktikan bahwa Allah adalah Dzat yang mengatur segala sesuatu.

Merupakan bentuk keadilan dari Allah swt., ketika menjadikan kesempatan untuk sukses itu terbuka bagi semua orang, diantara mereka ada yang terus berusaha untuk menggapainya, tidak jera dengan sejumlah hambatan yang merintanginya. Suatu ketika mereka dikalahkan oleh rintangan, namun pada saat yang lain rintangan itu bisa dikalahkan hingga betul-betul rintangan itu hilang dan yang tersisa adalah jalan yang lempang menuju kesuksesan. Tetapi masih ada juga diatara manusia yang tidak berdaya dihadapan rintangan, menyerah dan melemparkan sebab kegagalannya kepada orang lain, menganggap dirinya bebas dari kesalahan.

Sesungguhnya jalan menuju kesuksesan itu tidaklah mudah. Sukses itu butuh perjuangan, harus mengucurkan keringat, harus sabar menahan beratnya beban. Namun, akhir semua itu adalah kemuliaan dan keindahan. Bagi yang merasa belum sukses dalam hidup ini hendaknya menyadari bahwa langkah pertama untuk menggapai kesuksesan setelah menyerahkan sepenuhnya kepada Allah adalah usaha yang gigih dengan menyandarkan kepada diri sendiri bukan kepada orang lain. Dahulu ada pepatah Arab mengatakan: “Tidak ada yang lebih indah dari menggaruk kulit dengan kukumu sendiri”. Apabila kita tidak membuat makanan sendiri untuk diri kita, maka siapakah yang akan membuatkan?.

Wajah berseri, akhlak yang baik , kata-kata yang indah menyejukkan dan hati yang putih bersih adalah keindahan yang hakiki bagi setiap manusia. Pada saat engkau bahagia, pujilah Allah. Pada saat engkau sedang sedih dan gelisah, berbaik sangkalah kepada-Nya. Pada saat yang sangat pahit dan menyakitkan, yakinlah akan datangnya rahmat Allah. Pada setiap saat, selalu ingatlah kepada-Nya dan beristighfarlah. Dialah Dzat yang Maha mengabulkan doa, apabila engkau berbaik sangka kepada-Nya, maka Dia akan melapangkan jalanmu. Apabila engkau berdoa kebaikan untuk saudaramu, maka kebaikan itu akan mendatangimu juga.

Ya Allah, perbaikilah hati-hati kami, ampunilah dosa-dosa dan tuluplah aib kami, terimalah taubat kami. Ya Allah anugerahkanlah kepada kami kehidupan yang penuh ridha dan berkah dari-Mu, luruskanlah setiap yang bengkok dari perilaku dan langkah kami. Ampunkanlah dosa-dosa semua kaum muslimin dan orang-orang yang beriman, baik yang masih hidup atau sudah meninggalkan kami. Wallahu a’lam.
===============
cak.uril@gamil.com

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *