TEKANAN

TEKANAN

(TEKANAN)

Bunyi bahasa adalah komponen bahasa yang pertama kali dihadapi oleh pelajar bahasa baru, karena itulah bunyi bahasa harus diajarkan dengan cara yang benar, yang memudahkan para siswa untuk mengatasi problem bunyi bahasa yang mereka hadapi. Karena itu pekerjaan pertama yang harus dituntaskan oleh guru bahasa Arab adalah mengatasi kesulitan siswa dalam mengucapkan bunyi-bunyi bahasa Arab. Dalam pembelajaran bahasa asing, penguasaan bunyi bahasa merupakan salah satu tujuan penting, dan juga tergantung pada tujuan pengajarannya. Tujuan pembelajaran bunyi bahasa secara umum meliputi; penguasaan seluruh sistem bunyi, baik dalam bentuk mengenal atau memahami bunyi bahasa secara reseptif, maupun dalam bentuk melafalkan dan menggunakan bunyi bahasa secara aktif-produktif.

Salah satu unsur yang memiliki pengaruh dalam pembeda arti adalah tekanan (النبر). Tekanan atau النبر)) adalah aktivitas seluruh organ bunyi pada saat yang bersamaan. Biasanya ketika seseorang bertutur cenderung memberikan tekanan pada bagian tertentu dari kosakata yang diucapkan, tujuannya untuk memperjelas bagian-bagian itu ditelinga pendengar. Tekanan ini dapat membedakan makna. Seseorang akan dianggap benar dalam bertutur, jika dapat menjaga secara cermat dan akurat peletakan tekanan dan intonasinya. Dalam berbagai kesempatan kita sering mendengarkan para pebelajar bahasa Arab saat bertutur dengan bahasa yang dipelajari utamanya pada maharah al kalam, biasanya mereka cenderung meletakkan tekanan dalam kata secara merata.

Dalam kajian fonologi (ilmu ashwat) bunyi dapat dibedakan menjadi dua yaitu; bunyi segmental dan suprasegmental. Dan salah satu unsur suprasegmental yang memiliki pengaruh dalam pembedaan arti ujaran adalah tekanan (Nabr). Tekanan atau dalam bahasa Inggris “Stress” merupakan aktivitas seluruh organ bunyi pada saat yang bersamaan. Pada saat pengucapan kata yang diberi tekanan, kita dapat melihat bahwa seluruh organ bunyi beraktifitas secara penuh, dimana semua otot paru-paru mengencang.

Tekanan dibagi menjadi 2 macam yaitu:

  • Tekanan kalimat

Yaitu tekanan yang terdapat pada penggalan-penggalan dalam kalimat.

  • Tekanan jumlah

Yaitu tekanan yang terdapat dalam jumlah.

 

Tekanan dalam bahasa Arab memiliki empat posisi, yang populer adalah suku kata sebelum kata terakhir, ringkasnya sebagai berikut;

  1. Untuk mengetahui posisi tekanan pada kosakata Arab, pertama-tama dengan melihat suku kata terakhir. Jika sebuah kata tersusun dari empat atau lima suku kata, maka tekanan berada pada suku kata terakhir.
  2. Jika tersusun dari dua atau tiga suku kata, maka dengan melihat suku kata sebelum suku kata terakhir, disitulah letak tekanan bunyinya.
  3. Jika hanya tersusun dari satu suku kata, maka tekanan terletak pada huruf pertama.
  4. Tekanan tidak akan pernah berada pada suku kata keempat dihitung dari akhir kata kecuali satu kasus, yakni ketiga suku kata sebelum terakhir itu sejenis.

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *