Teori Pemerolehan Bahasa

Teori Pemerolehan Bahasa

Teori pemerolehan bahasa

Mengikuti penelitan secara empiris, tedapat dua teori utama tentang bagaimana manusia memperoleh bahasa pertamanya yang diperbincangkan dikalangan para peneliti.

a. Nativist Theory (hipotesis nurani)

Nativist Theory adalah teori yang menyebutkan bahwa manusia memperoleh bahasa secara alamiteori ini kemudian dikenal dengan hipotesis nurani yang dipelopri oleh leneberg dan chomsky. Teori chomsky ini menegaskan bahwa bahasa merupakan warisan, manusia sejak lahir sudah dibekali genetik untuk berbahasa. Maka hipotesis naluri berbahasa merupakan suatu asumsi yang menyatakan bahwa sebagian atau semua bagian bahasa tidaklah diperoleh atau dipelajari, akan tetapi ditentukan oleh fitur fitur nurani yang khusus dari organisme manusia.

b. Learning Theory

Teori yang menyatakan bahwa pemerolehan bahasa melalui proses mempelajari. Sebagai penjelasan lebih lanjut dari teori ini bisa digambarkan tentang bagaimana  seorang bayi mulai berbahasa. Pada tahapan ketika anak memperoleh sistem sistem bunyi bahasa ibunya, semula dia mengucapkan sistem bunyi yang ada disemua bahasa yang ada didunia ini.akan tetapi karena lingkungan telah memberikan contoh terus menerus terhadap sistem bunyi yang ada pada bahasa ibunya, dan dimotivasi terus untuk menirukan sistem bahasa ibunya, maka yang akhirnya dikuasai adalah sistem bahasa ibunya.

 

PERBEDAAN PEMEROLEHAN DAN PEMBELAJARAN BAHASA

Pemerolehan bahasa biasanya dibedakan dengan pembelajaran bahasa:

  • Pembelajaran bahasa berkaitan dengan proses-proses yang terjadi pada waktu seorang  anak mempelajari bahasa kedua setelah dia memperoleh bahasa pertamanya. Jadi, pemerolehan bahasa berkenaan dengan bahasa pertama, sedangkan pembelajaran bahasa berkenaan dengan bahasa kedua.
  • Pemerolehan secara bawah sadar dan alamiah, sedangkan pembelajaran sadar dan disengaja.
  • Pemerolehan bahasa lebih dominan makna proses mengetahui, sedangkan pembelajaran dominan kepada proses memahami setelah mengetahui.

 

Dapat disimpulkan juga perbedaan pemerolehan dan pembelajaran bahasa:

Pemerolehan bahasa:

  • Proses terjadi secara ambang sadar pada pemerolehan bahasa pertama
  • Komunikasi terjadi secara alamiah
  • Keberhasilan belajar bahasa bagi anak tidak mungkin dihindari
  • Pembelajar tidak dapat menyebut aturan tata bahasa
  • Tidak diperkuat oleh pengajaran, uraian tentang tatabahasa, dan tidak ada koreksi
  • Proses diatur oleh strategi universal yang disebut LAD (Language Acquisition Device)

 

Pembelajaran Bahasa:

  • Proses ini terjadi pada saat orang dewasa belajar bahasa kedua
  • Proses terjadi secara sadar dan terjadi secara internalisasi aturan tatabahasa
  • Kemampuan yang dimiliki merupakan hasil dari pengajaran
  • Proses penguasaan bahasa tidak mungkin dihindari
  • Pembelajar memiliki rumusan-rumusan aturan tatabahasa

About The Author

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *