Added by on 14/05/2012

1. Menggunakan Hosting provider termurah seperti “memilih kucing dalam karung”. Seharusnya Anda mempertimbangkan dari seberapa banyak klien website yang tetap setia dilayani oleh host tersebut serta pelayanan Customer Service-nya. Anda dapat mempelajari Daftar Jasa Web Hosting Indonesia, apabila ingin memakai hosting Indonesia. Biasanya, Hosting Indonesia cenderung lebih cepat untuk diakses oleh para user di Indonesia, dibandingkan Hosting USA atau Eropa; namun tidak salahnya anda mempertimbangkan pemakaian hosting kawasan Asia yang juga dekat dengan Indonesia, seperti hosting Singapura.

2. Tidak mementingkan backup yang dijadwal teratur. Anda tidak pernah tahu bagaimana sejauh mana kekuatan security hosting anda. Untuk meminimalkan terjadinya hal-hal yang tidak nyaman buat kita, lebih bijak apabila anda membackup file yang ada berikut databasenya. Sebagai informasi tambahan, beberapa CMS terkenal seperti Joomla dan WordPress tentu akan lebih banyak dilirik para hacker/cracker untuk menguji coba kehebatan mereka dan siapa tahu pilihan random mereka jatuh pada website Anda. Gunakanlah fasilitas backup yang disediakan oleh penyedia host anda.

3. Meremehkan sinkronisasi setting CMS Joomla yang sesuai dengan versi PHP di hosting. Anda harus memprioritaskan keamanan dan sesuai tidaknya versi PHP yang dipakai host dengan Joomla anda. Begitu banyak forum CMS seperti Joomla yang menanyakan hal-hal yang tidak wajar terjadi pada Joomla mereka, usut diusut hal itu sering terjadi karena versi PHP yang dipakai host lebih tinggi daripada versi PHP yang dipakai CMS Joomla tersebut.

4. Menggunakan username dan password yang sama untuk segalanya, seperti untuk email Yahoo, Amazon dan Joomla Admin. Sebenarnya alasannya sangat dimaklumi yaitu supaya admin tidak terlalu banyak mengingat dan lupa, namun hal ini menjadi sasaran empuk bagi para hacker atau pihak yang tidak bertanggung jawab yang tahu pola username dan password anda.

5. Anda berpuas diri ketika web anda akhirnya telah dipublikasi, tanpa benar-benar memantaunya kembali setiap hari. Saat web anda dipublikasi secara online di dunia maya, berarti web anda sedang dilirik/dipantau oleh para kompetitor, para hacker/cracker dan para user yang sedang mencari informasi dari web tersebut di seluruh dunia.

6. Anda begitu mudahnya mengupgrade versi terbaru dari Joomla dan extensionnya secara online. Bijak apabila Anda mencobanya dulu secara offline atau pada web lain yang anda pikir bukan web penting. Upgrade versi bisa membuat masalah yang besar bagi anda, apabila ternyata setelah upgrade, web anda malah tidak berfungsi maksimal seperti sediakala. Sekali anda mengupgrade, sangat susah untuk mendegrade kembali atau mencari kesalahannya. Jika memang anda bersikeras mengupgrade, setidaknya Anda harus membackup data file dan database anda.

– Anda dengan asal-asalan menginstal ekstension di web Joomla anda secara online, dengan alasan ingin mencobanya seketika itu juga tanpa ribet. Jangan begitu mudah mempercayai ekstension yang belum teruji keamanan dan seberapa besar bugnya. Kadang saya menemukan bug-bug yang menjadi celah serangan hacker yang sebenarnya letaknya di ekstension sendiri.

7. Ketika web anda telah dihack/crack, anda depresi atau panik. Jangan panik, Anda bisa temukan solusinya di forum Joomla, atau me-restore dari backup anda. Namun, jangan beranggapan bahwa sekali anda membenahi index.php maka anda dapat tenang. Ubah username dan password anda. Cek ekstension, folder-folder dan logs anda, temukan ketidakwajaran dalam web anda.

Read more: Jasa Membuat Website, Pembuatan Website, Training Kursus Website Surabaya – 7 cara terbodoh yang diperbuat super administrator – Jasa Membuat Website, Pembuatan Website, Training Kursus Website Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*