Added by on 30/01/2019

Linguistik Sebagai Ilmu

Oleh:

Kelompok 1

                                 1. ABD. Hamid Ghufron  (180231608074)

                                 2. Agyl Yuni Arifin       (180231608030)

                                 3. Yuliana Qurrotul Aini   (180231608079)

PENDAHULUAN

Linguistik dikenal dengan ilmu bahasa yang berisi sebuah konsep berupa nama. Pembahasan mengenai bahasa sudah dilakukan sejak abad ke-5 SM oleh orang-orang Yunani (seperti Cratylus dan Plato), sekarang yang kita kenal dengan “tata bahasa tradisional’ merupakan bidang kajian dalam ‘filsafat’ pada zaman tersebut.  Pandangan terhadap bahasa memunculkan dua kelompok berbeda, kelompok naturalis dan kelompok konvensionalis. Perbedaan pandangan tersebut terletak pada bentuk oposisi antara bahasa sebagai kaidah dan bahasa sebagai sumber. Namun keduanya memiliki perhatian yang besar pada aspek sistem; pengungkapan sifat mendasar dari bahasa. Perkembangan selanjutya bahasa berdiri sendiri sebagai ilmu pengetahuan yang sekarang kita kenal sebagai linguistik.

PEMBAHASAN

Linguistik merupakan ilmu yang berkaitan dengan bahasa atau dapat disebut sebagai induk ilmu bahasa. Linguistik sering disebut sebagai linguistik umum, karena linguistik bersifat menyeluruh. Linguistik tidak hanya menyelidiki satu bahasa saja, akan tetapi menyelidiki seluruh bahasa yang digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Linguistik sebagai ilmu memiliki tugas untuk mengkaji dan meneliti  secara ilmiah terkait dengan bahasa/ bahasa sebagai objeknya. Sumber dalam menganalisis bahasa adalah rasio dan pengalaman lewat pencaindera (Jos Daniel Parera:1991: 7).  Dari pengalaman manusia kemudian dipahami dengan rasio itulah sumber data penelitian linguistik. Penelitian lingistik awal memusatkan perhatian pada segi struktur fisik/ hanya yang tampak saja, seperti fonologi (mempelajari ilmu bunyi), morfologi (ilmu tata bentuk), dan sintaksis (mengatur kata menjadi frasa, klausa, dan kalimat), kajian ini disebut dengan linguistik struktural. Dalam sejarah studi bahasa bidang sematik tidak atau kurang mendapat perhatian dalam linguistik strukturalis karena makna yang menjadi objek kajian semantik. Baru pada akhir abad ke-19 sarjana Perancis Micheal Breal menulis  esai yang berjudul Essai De Semantique  menjelaskan bahwa semantik adalah ilmu yang murni historis ( Abdul Chaer, 2009: 13).

Ruang Lingkup Linguistik

1.      Fonologi

Bidang Linguistik yang mempelajari, menganalisis, dan membicarakan runtunan bunyi-bunyi bahasa ini disebut fonologi, yang secara etimologi terbentuk dari kata fon yaitu bunyi, dan logi yaitu ilmu. Menurut Hierarki satuan bunyi yang menjadi objek studinya, fonologi dibedakan menjadi fonetik dan fonemik. Fonetik adalah cabang studi fonologi yang mempelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan apakah bunyi-bunyi tersebut mempunyai fungsi sebagai pembeda makna atau tidak. Sedangkan fonemik adalah cabang studi fonologi yang mempelajari bunyi bahasa dengan memperhatikan fungsi bunyi tersebut sebagai pembeda makna.

2.      Morfologi

Morfologi atau tata bentuk kata adalah bagian dari tata bahasa yang mempelajari bentuk-bentuk kata dan segala hal proses pembentukannya. Morfologi mengidentifikasikan satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Dalam bahasa Arab, ilmu ini lebih dikenal dengan ‘ilm al-sharf, yang merupakan satuan gramatikal yang membahas masalah struktur intern kata. Secara terminologi morfologi adalah salah satu dari bidang linguistik yang mempelajari susunan bagian-bagian kata secara gramatikal (Verhaar, 2003, 97).

3.      Sintaksis

Secara etimologi, sintaksis berarti ‘menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat’. Sintaksis merupakan cabang linguistik yang menyangkut susunan kata-kata di dalam kalimat atau bidang tataran linguistik yang secara tradisional disebut tata bahasa atau gramatika. Jadi, sintaksis ialah ilmu yang mempelajari hubungan aantara kata, frase, klausa, kalimat yang satu dengan kata, frase, klausa, kalimat yang lain. Kata, frase, klausa dan kalimat inilah yang oleh para ahli disebut sebagai satuan sintaksis

Tujuan Dan Manfaat Linguistik

Manfaat :  a..Linguistik:membantu menyelesaikan dan melaksanakan tugasnya dalam  penyelidikan bahasa

b.Guru Bahasa:melatih dan mengajarkan keterampilan berbahasa

c..Penerjemah:membantu dalam mendapatkan hasil terjemahan yang baik

d.Penyusun Kamus:membantu dalam memilih kata dan menyusun kalimat yang tepat

e.Politikus:membantu dalam aktivitasnya berkomunikasi dengan orang banyak

Tujuan :     a.Tujuan praktis,artinya ilmu linguistik dapat sebagai titik tolak dalam    menerangkan bahasa kepada siswa.

b.Tujuan teoritis,artinya dengan ilmu linguistik,mahsiswa dapat menjalankan penelitian dan bahkan memberikan suatu bahasa menjadi perhatiannya.

SIMPULAN :

Linguistik adalah ilmu tentang Bahasa atau ilmu yang menjadikan Bahasa sebagai objek kajian. Linguistik sebagai ilmu pengetahuan memiliki tugas untuk melakukan pengkajian dan penelitian ilmiah terhadap bahasa. Hasil penelitian bahasa berkontribusi besar terhadap pendidikan terutama pengajaran bahasa. Sayangnya saat ini masih banyak pelajar/mahasiswa yang hanya diajarkan bagaimana berbahasa Indonesia yang baik tanpa diajarkan bagaimana berbahasa Indonesia yang benar.

Daftar Pustaka

Parera, Jos Daniel. Kajian Linguistik Umum Historis Komparatif Dan Tipologi Struktural. Jakarta: Penerbit Erlangga, 1991.

Abdul chaer, Linguistik Umum. Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2012.

Suhardi. Pengantar Linguistik Umum. Ar-ruzz Media, 2013.

https://afidaza.blogspot.com
http://ameliarohmana.blogspot.com
http://wulandarinf.blogspot.com

Category:

Bahasa, Bahasa, Kuliah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*