Paradigma Pembelajaran

Berpusat pada siswa

Kegiatan pembelajaran perlu mendorong siswa untuk mengembangkan bakat dan potensi siswa secara optimal sehingga belajar menjadi bermakna.

Belajar dengan melakukan

Dalam sebuah kegiatan pembelajaran guru perlu memberikan kesempatan kepada siswa untuk memikirkan, menganalisis, melakukan dan menyimpulkan sendiri kompetensi yang harus dikuasai sebagai hasil belajar.

Kondisi yang menyenangkan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran berlangsung efektif dan optimal bila tercipta atau terdapat suasana nyaman, menyenangkan, rileks, sehat dan menggairahkan.

Kemampuan sosial

Untuk meningkatkan terjadinya perbaikan pemahaman siswa, kegiatan pembelajaran perlu dirancang dalam bentuk diskusi, saling bertanya, dan saling menjelaskan.

Pemecahan masalah

Siswa perlu dilatih memecahkan masalah agar berhasil di kehidupannya. Kehidupan pembelajaran hendaknya mampu mendorong dan melatih siswa untuk mengidentifikasi masalah dan memecahkannya secara tepat-jitu dengan menggunakan pengetahuannya.

Kreativitas siswa

Potensi siswa berbeda dalam hal pola pikir, daya imajinasi, fantasi, dan hasil karya. Kegiatan pembelajaran perlu dirancang untuk mengembangkan kreativitas.

Kompetensi diperoleh siswa sebagai penemuan (kreativitas) setelah melalui berbagai pengalaman belajar.

Kompetensi Guru

•                  Kompetensi pengelolaan pembelajaran mencakup :

a. Penyusunan perencanaan pembelajaran

b. Pelaksanaan interaksi belajar mengajar

c. Penilaian prestasi belajar siswa

d. Pelaksanaan tindak lanjut hasil penilaian

2. Kompetensi pengembangan potensi yang diorientasikan pada pengembangan profesi

3. Kompetensi penguasaan akademik yg mencakup :

a. Pemahaman wawasan kependidikan

b. Penguasaan bahan kajian akademik

Tiga Faktor yang Berpengaruh terhadap Perilaku Siswa

Kultur Sekolah – Perilaku Siswa

 

Paradigma Pembelajaran | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *